Langsung ke konten utama

No Promises to Keep (FF7 Rebirth Theme Song)

 

Tidak Ada Janji yang Harus Ditepati


Original :

Walking city streets with worn cobblestones
Listening to people rushing past to rhythms all their own
Life passing me by, not thinking how the years have flown
Until I met you

I won't say that it was fate
I won't say that it was destiny
But if not, what could it be
That drew you towards me?
Could it be chance?

'Til the day that we meet again
Where or when I wish I could say
But believe, know that you'll find me
Promises to keep, we won't ever need

If only I'd never known
All the burdens I was born to bear
Lived a life without a care
In the world save for you, but that won't do

'Til the day that we meet again
On our street, I want to believe
In the chance that we'll share a glance
Promises to keep, we won't ever need

'Til the day that we meet again
At our place, just let me believe
In the chance that you'll come
Take my hand, and never let me go
Take my hand
And believe
We can be
Together evermore

Walking city streets with worn cobblestones
Struggling against the crowds and finding ourselves all alone
Fate and destiny are no guarantee
Still, I hope someday you'll come and find me
Still, I know someday you'll come and find me

Indonesian Translate :

Berjalan di jalanan kota dengan batuan yang sudah usang
Mendengarkan orang-orang yang terburu-buru melewati, dengan irama mereka sendiri
Hidup berlalu begitu saja, tanpa memikirkan bagaimana tahun-tahun berlalu
Hingga aku bertemu denganmu

Aku tidak akan mengatakan itu adalah takdir
Aku tidak akan mengatakan itu adalah nasib
Tapi jika bukan itu, apa lagi yang bisa membuatmu tertarik padaku?
Apakah itu kebetulan?

Hingga hari kita bertemu lagi
Dimana atau kapan, aku berharap bisa mengatakan
Tapi percayalah, ketahuilah bahwa kau akan menemukanku
Janji untuk dijaga, kita tidak akan pernah membutuhkan apapun lagi

Seandainya aku tidak pernah tahu
Semua beban yang harus aku pikul
Hidup tanpa beban
Di dunia ini kecuali kau, tapi itu tidak cukup

Hingga hari kita bertemu lagi
Di jalan kita, aku ingin percaya
Pada kebetulan kita saling memandang
Janji untuk dijaga, kita tidak akan pernah membutuhkan apapun lagi

Hingga hari kita bertemu lagi
Di tempat kita, biarkan aku percaya
Pada kebetulan kau akan datang
Pegang tanganku, dan jangan pernah lepaskan

Pegang tanganku
Dan percayalah
Kita bisa bersama
Selamanya

Berjalan di jalanan kota dengan batuan yang sudah usang
Berjuang melawan keramaian dan menemukan diri kita sendiri sendirian
Takdir dan nasib bukanlah jaminan
Namun, aku berharap suatu hari kau akan datang dan menemukanku
Aku tahu suatu hari kau akan datang dan menemukanku


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Favorite Scene in Final Fantasy VII

   Here is my favorite of game scene that I ever watch (mostly about Clerith) >.<  Teenage Tifa and Cloud are just so adorable. The water tower scene really leaves an impression because this is where they make a promise—Cloud will always come to save Tifa whenever she’s in danger. When Cloud falls into the church in Sector 5 and meets Aerith for the second time, Aerith hands him his materia and mentions that she also has a materia hidden behind her ribbon. Haha.. Cloud was so funny in this scene. He says, "Quit acting like you know me." to Aerith after she teased him about not knowing the way back to Sector 7 but will keep walking because he was too embarrassed to admit it. Aerith was talking to the flowers when Cloud showed up. He asked her what the flowers were saying, and Aerith replied, "Good work today, guys." Then she added that the flowers don’t actually talk, but she feels like they’re trying to send them a message. Later, as Aerith walked ahead and in...

A Pure White Heart

- 01 Dr. Zayne yang Legendaris - Kantor itu tampak besar di depan John. Mengatakan bahwa dia gugup itu masih kurang. Sejak pertama magang di Akso Hospital, dia sudah mendengar rumor tentang kepala bedah, Dr. Zayne. Kata mereka, dia orang yang super dingin. Dia tidak pernah mengobrol dengan anak magang kecuali tentang kerja. Jika dia tau kau membuat kesalahan, habislah kau. Selain itu, dia tidak pernah bergaul dengan rekan-rekannya di luar kerja. Dia hidup di kantornya dan tidak punya teman. Yang dia lakukan hanyalah kerja, seperti mesin bedah tanpa sedikit pun sisi kemanusiaan. Katanya Zayne juga tau cara terbaik untuk mendapatkan hatimu. Serius. Dia itu ahli bedah jantung terbaik di Kota Linkon, bahkan di bidang medis. Itulah mengapa, meskipun takut dengan dia, anak-anak magang juga berharap bisa belajar dari dia. John salah satunya. Waktu dia sadar ditempatkan di divisi bedah jantung minggu ini, dia sangat antusias dan gugup hingga tidak bisa tidur selama dua hari. Sekarang dia ...